Jatiluwih sebagai obyek wisata alam telah dikenal sejak jaman colonial Belanda di Bali sekitar tahun 1910 – 1942. Pemerintah mencanangkan Jati Luwih untuk dijadikan daerah obyek wisata dalam rangka memacu arus kunjungan wisatawan dengan mengembangkan asset yang telah ada berupa keindahan alam dengan kesejukan hawanya, serta hamparan sawah yang berundak-undak yang hanya ada di Bali. Selain alamnya yang indah Jati Luwih juga menyimpan potensi budaya terutama peristiwa sejarah pembangunan Pura Petali yang berkaitan dengan Kekuasaan Raja Ida Dalem Waturenggong di Kerajaan Gelgel tahun 1460 – 1552. Fasilitas yang tersedia di Obyek wisata Jati Luwih seperti : tempat parker, toilet, bale bengong, wantilan untuk tempat peritirahatan sementara bagi wisatawan yang berkunjung menikmati keindahan alam. Disekitar obyek juga telah dibangun restaurant dalam rangka pelayanan makan dan minuman.
Rabu, 14 September 2011
Jatiluwih
Label:
Jatiluwih


0 komentar:
Posting Komentar